Pengukuhan Tagana DIY

yanti 12 February 2013 Comments Off

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan bekas (Negara) Kesultanan Yogyakarta dan [Negara] Kadipaten Paku Alaman. Daerah Istimewa Yogyakarta yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa bagian tengah dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia. Daerah Istimewa yang memiliki luas 3.185,80 km2 ini terdiri atas satu kota dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan dan 438 desa/kelurahan serta memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa/km2.

 

DIY terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa, secara geografis terletak pada 703’-80.12’ Lintang Selatan dan 110.00’-110.50’ Bujur Timur. Berdasarkan bentang alam, wilayah DIY dapat dikelompokkan menjadi empat satuan fisiografi, yaitu satuan fisiografi Gunungapi Merapi, satuan fisiografi Pegunungan Selatan atau Pegunungan Seribu, satuan fisiografi Pegunungan Kulon Progo, dan satuan fisiografi Dataran Rendah

 

Dari letak Daerah Istimewa secara geografis tentunya Wilayah DIY merupakan salah satu wilayah yang juga rentan akan terjadinya bencana. Sehubungan dengan itu dalam rangka Pengurangan Resiko Bencana (PRB) melalui Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta terbentuklah sebuah Forum Organisasi yang bergerak di bidang penangulangan bencana yang saat ini lebih familier di sebut Taruna Siaga Bencana atau TAGANA. Di DIY sendiri TAGANA sudah terbentuk sejak tahun 2006 yg lalu. TAGANA saat ini memang sudah berjalan beberapa tahun dari periode kepengurusan demi kepengurusan sudah dilalui hingga sekarang, hingga masa jabatan berakhir.  

 

Sesuai dengan SK Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta No 24 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembentukan Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  Pada Hari Kamis, Tanggal 28 Juni 2012 tepatnya di Aula Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi saksi Rapat Pembentukan Forum Komunikasi TAGANA Daerah Istimewa Yogyakarta. Yang mana dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial DIY, Kepala Dinas Sosial/Nakertrans Se-DIY, serta Semua Pengurus FK TAGANA dari Semua Kabupaten/Kota Se-DIY dalam rapat telah memutuskan sebuah kepengurusan yang baru sebagai penerus estafet kepengurusan yang telah habis masa jabatannya

 

Berdasarkan SK Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarata No 3 /KEP/2013 tentang Penetapan Pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana Periode 2012 – 2015 pada hari Kamis, Tanggal 7 Februari 2013 bertempat Hotel Rich Yogyakarta, Pengurus Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Periode 2012-2015) yang telah terbentuk beberapa bulan yang lalu telah resmi dilantik/ dikukuhkan langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang dihadiri oleh wakil dari Kementerian RI yaitu Direktur PSKBA, Margowiyono, Kasubdit Tanggap Darurat Dit PSKBA, Kabag PP Ditjen Linjamsos , Kepala Dinas Sosial DIY, Kepala Dinas Sosial/Nakertrans Se DIY Ketua DPRD DIY, Bupati se-DIY, Danrem 072 Pamungkas, Kapolda DIY, Jajaran Muspida DIY dan Kabupaten,  Jajaran SKPD, Ketua FK TAGANA Kabupaten/Kota. Selain pelantikan pengurus Tagana periode 2012 – 2015 dalam acara tersebut juga dilantik kepengurusan Karang Taruna DIY Periode 2013-2017 serta Pengurus IPSM DIY Periode 2013-2017. (Iyan)